Rabu, 16 Desember 2015

Produk untuk Pori Besar

Sumber : Femina
Rumah Aisha, salon & spa muslimah
whatsApp. 0813i1638-6916

          Setiap orang dilahirkan dengan kondisi kulit yang bagus. Namun, masalah kulit yang timbul seperti pori besar terjadi akibat penggunaan tata rias dan perawatan kulit yang salah. “Pori besar terjadi akibat kadar air dan minyak pada jaringan kulit tidak seimbang. Jika kadar air dan minyak tersebut seimbang, maka tekstur pori pun akan kembali halus,” ujar dr. Riri Elmarina M.Kes dari Impression.

          Jika Anda memiliki masalah pori besar, kemungkinan Anda pun memiliki masalah komedo dan whiteheads. Hindari masalah tersebut dengan merawat kulit menggunakan produk perawatan berikut ini.

1. Serum dan pelembap

    Penulis buku Beauty Rules, ahli dermatologi dr. Debra Jaliman, menyatakan bahwa
    produk tertentu yang mengandung retinol (turunan vitamin A) dapat membantu membuat
    pori terlihat lebih kecil. Kandungan tersebut dapat meningkatkan pergantian sel sehingga
    tidak menyumbat pori dan membuatnya tampak kecil.

2. Toner

   Jangan pernah sepelekan produk ini setelah membersihkan wajah. Cairan ini dapat
   membantu menyegarkan, menetralkan, dan mengembalikan kondisi air pada kulit
   sehingga   lebih lembap serta siap menerima formula produk perawatan yang diaplikasikan
   pada kulit wajah. Pada kondisi kulit yang netral dan lembap, pori kulit akan ‘menutup’.
   Pemilik kulit normal dan kering dapat menambahkan pelembap kulit. Untuk kulit
   berminyak, gunakan pelembap jenis lotion yang kaya air, atau cukup hanya dengan toner.

3. Masker

    Salah satu produk terpenting yang membantu mengecilkan pori adalah masker.
    Di pasaran, Anda dapat menemukan produk yang memiliki label Pore Tightener.
    Umumnya, produk ini memiliki kandungan tannin complex konsentrasi tinggi untuk
    mengecilkan pori dan mengontrol sebum, adenosine yang dapat meningkatkan elastisitas
    kulit, serta water solulable collagen yang menutrisi dan mengencangkan kulit.

4. Primer

    Salah satu langkah penting mempersiapkan kulit agar tata rias tahan lama adalah dengan
    menggunakan primer. Berbagai produk primer yang Anda temui memiliki aneka macam
    formula untuk masalah kulit, mulai dari kulit berminyak hingga pori besar.

Info Penting Seputar Pori - Pori


Sumber : Femina
Rumah Aisha, salon & spa muslimah
whatsApp. 0813i1638-6916

Pemilik pori besar perlu memperhatikan beberapa hal ini.

1. Jenis kulit berminyak cenderung memiliki pori besar. Kelenjar
    minyak pada jenis kulit ini lebih aktif bekerja sehingga
    menimbulkan terjadinya sebum. Sebum tersebut akan
    menyumbat pori, menyebabkan pori menjadi tampak besar.
    Hindari dengan membersihkan wajah lebih sering setelah
    beraktivitas.

2. Facial tidak membuat pori kulit menjadi besar. Facial sangat
    baik untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan sebum
    yang dapat memicu terjadinya pori besar. Namun, teknik facial
    yang salah, seperti tidak menggunakan masker atau
    penggunaan alat yang salah, dapat mengakibatkan pori
    menjadi besar.

3. Untuk membantu mengecilkan pori, Anda dapat menggunakan
    masker putih telur yang memiliki sifat mengetatkan. Gunakan
    seminggu sekali.

4. Efek dingin es batu dapat membantu mengecilkan pori.
    Bungkus es batu pada selembar kain tipis, lalu kompreskan
    pada kulit wajah perlahan. Jangan digosok terlalu lama dan
    keras karena dapat membuat kulit wajah iritasi. Lakukan pagi
    hari setelah membersihkan wajah.

5. Pemilik pori besar, jangan gunakan compact powder.
    Sebaiknya pilih bedak tabur dengan molekul yang sangat
    lembut, seperti produk tata rias yang mengandung mineral.

Senin, 14 Desember 2015













Kursus Tata Kecantikan Rambut (Mba Rika) 

Rumah Aisha membuka program kursus rambut, kulit, rias pengantin, spa terapis & hantaran
Info lengkap by whatsApp. 0813-1638-6916




Sabtu, 12 Desember 2015

Atasi Kaki Kapalan (Callus)


Sumber : Femina
Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah
whatsApp. 0813-1638

        Kaki kapalan terjadi akibat adanya tekanan dan gesekan berlebih dan terus-menerus, sehingga  terjadi penebalan dan penumpukan sel kulit mati yang mengeras. Biasanya di bagian tumit, sisi atau telapak kaki.


 
Yang perlu diperhatikan :
  1. Mengikis kulit kapalan dengan amplas kulit yang memiliki silet. Gunakan skin buffer agar kulit baru tidak tumbuh lebih keras.
  2. Sering menggunakan sepatu yang berbahan sintetis. Karena bahan sepatu tidak lentur, kulit kaki akan mudah lecet dan kapalan.
Cara merawat :
  1. Gosok tumit kaki yang kasar dengan batu apung, atau penggosok kaki khusus. Setelah itu, oleskan lotion kaki agar lembap.
  2. Lakukan scrubbing secara teratur minimal 2 kali seminggu, agar kaki lembut dan sel kulit mati tidak menumpuk.
  3. Aplikasikan produk krim kaki yang mengandung bahan keratolitik (seperti urea, asam salisilat, AHA) untuk mempercepat proses eksfoliasi dan pertumbuhan sel kulit baru.

 

Kaki Berbau Tak Sedap

Sumber : Femina
Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah
WhatsApp. 0813-1638-6916       


         Kaki memiliki seperempat juta kelenjar keringat, karenanya mudah sekali  berkeringat. Bau kaki terjadi akibat kombinasi keringat kaki, sepatu tertutup yang kurang memiliki sirkulasi udara, serta bakteri actinomycetes.


Yang perlu diperhatikan :
  1. Menggunakan sepatu yang sama terus-menerus. Ganti sepatu tiap dua hari sekali untuk membantu pergantian sirkulasi udara di dalam sepatu.
  2. Menggunakan kaus kaki berbahan nilon. Pilih kaus kaki berbahan katun atau wol yang dapat menyerap keringat.
Yang perlu dilakukan :
  1. Rendam kaki  dalam air hangat yang sudah dicampur dengan sabun antibakteri. Pilih larutan yang mengandung mint untuk memberi aroma segar.
  2. Angin-anginkan sepatu setelah digunakan, simpan di rak terbuka. Jika perlu, gunakan silica gel khusus untuk menyerap udara lembap pada bagian dalam sepatu. 
  3. Semprotkan spray khusus kaki untuk membantu menyegarkan dan mengurangi aroma kurang sedap.

Infeksi Jamur pada Kuku dan Kulit Kaki







Masalah jamur pada kulit dan kuku terjadi karena mikroorganisme yang menyusup, misalnya waktu berenang atau terkena genangan becek/lumpur. Bersihkan kaki Anda setelah seharian berada di luar rumah.

Yang perlu diperhatikan :
  1. Menyimpan sepatu setelah digunakan dalam lemari tertutup. Angin-anginkan terlebih dahulu.
  2. Mencuci kaki dengan air hangat saat kulit bermasalah. Air hangat memicu kulit makin gatal, bakteri pun menjadi lebih 'nyaman'. Gunakan air dingin atau air suhu ruangan.

Yang perlu dilakukan :

  1. Bersihkan kuku secara teratur, terutama bagian sela-sela kuku kaki. Bersihkan dan cungkil keluar kotorannya. Saat mandi, gunakan sikat khusus untuk menyikat kaki. Setelah itu, gunakan spray disinfektan  khusus kaki untuk mencegah timbulnya jamur.
  2. Rutin merendam kaki dalam bersuhu ruangan yang dicampur dengan bubuk yang mengandung disinfektan untuk menghindari jamur.
  3. Sebelum memakai sepatu tertutup, sebaiknya  gunakan foot powder berbentuk bubuk pada  kaki dan dalam sepatu Anda. Hal ini untuk mencegah lembap dan jamur selama beraktivitas.

Sumber : Femina
Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah
WhatsApp. 0813-1638-6916



 

Mengatasi Kaki Pecah-Pecah


Sumber : Femina
Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah
WhatsApp. 0813-1638-6916

Banyak penyebab terjadinya tumit pecah-pecah, misalnya  sering  terpapar zat kimia (seperti detergen), kulit kering, sebum menumpuk, dan terlalu lama menggunakan sepatu.

Yang tidak boleh dilakukan :
1.    Sering menggunakan sepatu tertutup dan berbantalan tipis. Kebiasaan ini membuat kulit tumit yang kering jadi mudah pecah.
2.    Tidak beralas kaki saat bersentuhan dengan produk berbahan kimia,seperti detergen dan pembersih lantai,  akan mudah kering dan pecah-pecah.

Yang perlu dilakukan :
  1. Rendam kaki dengan garam khusus untuk melunakkan kulit, kemudian gosok menggunakan foot-file untuk mengikis sel kulit mati.
  2. Sebelum tidur, gunakan masker kaki yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus menghaluskan kulit.
  3. Agar kulit lebih lembut, sebaiknya rutin menggunakan kaus kaki pada saat santai di rumah. Gunakan kaus kaki yang mengandung gel untuk menjaga kelembapan kaki.

Mom & Kids / Baby Package
info lengkap by WhatsApp. 0813-1638-6916



Assalamu'alaikum Sahabat & Ummahat sholihah, lama Mimin tidak update karena jadwal Home Care yang Full. Berikut Mimin update beberapa paket yg tersedia @Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah.

Office :
Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah
Jl. Siung Kav. Kowilhan BlokA4/9.
Kel. Setu - Cipayung. Jaktim

Phone : 021-8497-4929
whatsApp. 0813-1638-6916
Funpage Fb : https://www.facebook.com/Rumah-Aisha-1533724473586130/?notif_t=page_user_activity


 Program Home Care Spa adalah program unggulan Kami. Program Home Care menawarkan perawatan salon & spa di rumah Sabahat atau rumah Bunda. Cocok sekali untuk Ibu Muda tetap bisa melakukan perawatan tanpa harus meninggalkan bayinya
Add caption

Rabu, 04 November 2015



Kelas Spa Terapis materi Accupresure dg Mba Maulida @Rumah Aisha, Salon & Spa Muslimah. Info lengkap by whatsApp. 0813-1638-6916


Bismillah Semangat Siang Sahabat Sholihah
Di Siang yang cukup panas, semoga Nikmat Sehat selalu terlimpah untuk Kita semua. Siang Ini Mari berbagi Info, Tips & Trik Cantik yuk.
Untuk wanita Muslimah yang tentunya sehari-hari menggunakan Jilbabnya. Permasalahan perawatan rambut merupakan hal yang wajib. Dengan jadwal yang hampir setiap hari dilakukan baik ke sekolah, kampus, mengantar jemput anak sekolah maupun kegiatan lainnya sering membuat KIta luput memperhatikan kondisi dan kesehatan Rambut. Nah siang ini Kita sama2 akan membahas tentang ciri2 jenis rambut yang KIta miliki untuk menentukan bagaimana perawatan dengan shampoo dan Conditioner yang Pas untuk Kita. Yuk !!
Bismillah :
Rambut yang sehat dan terawat tak lepas dari perawatan sehari-hari, termasuk pemilihan produk pembersih rambut. “Sesuaikan jenis rambut dan kulit kepala saat Anda memilih sampo,” ujar Yuliana Yu, MD.H. Cosmetologist, CIBTAC, BABTAC, IPTI, ITAC, CIDESCO Dipl’l Int’l. Biasanya, jika kulit wajah Anda berminyak, kulit kepala Anda pun memiliki jenis kulit yang sama. Tapi, bisa saja jenis kulit kepala Anda berbeda dengan jenis rambut.
Perhatikan kondisi rambut sebelum menentukan cara perawatan yang tepat.
- Rambut Berminyak
Biasanya jenis rambut ini mudah ‘basah’ dan lepek, sering berketombe, cepat kotor, dan tampak mengilap. Pilih sampo yang berlabel clarifiying. Sampo jenis ini efektif membersihkan minyak pada rambut dan kulit kepala. Anda pun dapat menggunakan sampo yang mengandung mint atau aloe vera untuk ‘mendinginkan’ kondisi rambut.
Tip: Jangan keramas tiap hari karena dapat memicu produksi kelenjar minyak. Sebaikmya, keramas tiap 2 hari sekali.
Rambut Kering
Ciri-cirinya, rambut cenderung ‘bersuara’ jika disentuh, tampak kaku, berwarna kemerahan, rapuh, kusam, tidak cepat kotor, bahkan sering mengalami split ends (ujung rambut bercabang). Wanita yang berambut keriting sering kali memiliki masalah rambut kering. Gunakan sampo jenis dry therapy, hydrating formula, atau moisturizing yang dapat melembapkan rambut.
Tip: Jangan terlalu sering keramas karena dapat mengikis minyak alami rambut. Sebaiknya, lakukan keramas seminggu 2 kali.
- Rambut Normal
Rambut terasa lembut saat disentuh, bercahaya, dan mudah ditata karena batang rambut terasa lebih elastis. Percayakan pada sampo jenis daily therapy atau berlabel ‘caring’ agar rambut tetap sehat dan indah.
Tip: Keramas tiap 3 hari sekali. Rambut tetap memerlukan minyak alami untuk melapisi batang rambut agar tetap bersinar dan tidak kering.
- Rambut Rusak
Perhatikan kondisi rambut jika Anda sering mewarnai dan mengeriting rambut melalui proses kimia. Rambut akan cenderung kasar bila disentuh, kusam, mudah kusut, susah diatur, dan bercabang. Ketika dilakukan pewarnaan, umumnya pigmen pewarnaan tersebut akan mudah luntur. Setelah mewarnai rambut, gunakan sampo yang memiliki formula khusus untuk rambut diwarnai. Di pasaran, produk tersebut dilengkapi label after colour shampoo. Untuk rambut yang sering mengalami proses kimia atau styling, pilih sampo berlabel after chemical shampoo atau post treatment shampoo.
Tip: Keramas tiap 3 hari sekali dan lakukan deep conditioning tiap seminggu sekali.
Sumber : Majalah Femina